Sabtu, 02 Juni 2012

CINTA TERLARANG DI KAMPUS UNGU (Oleh: Indayani)



    Pagi yang cerah dan warna merah yang mulai nampak di ufuk timur mengiringi langkahku yang dipenuhi rasa deg-degan. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari pertama aku masuk kuliah. Kupandangi tiap-tiap hamparan yang ada di sekelilingku sepanjang perjalanku menuju kampus. Tak ada rasa lelah, meski jarak yang harus kutempuh lumayan jauh dari kostanku. Tapi, yang tak bisa terhenti  ialah rasa takut dan deg-degan itu. Menurut informasi yang pernah aku dengar dari salah seorang seniorku, dunia kampus itu jauh berbeda dengan dunia dimasa sekolah . Di kampus akan di temui hal-hal yang aneh dalam mulai dari penampilan mahasiswanya yang gondrong, kribo, dan masih banyak lainnya. Akan tetapi, tidak selamanya penampilan mencerminkan bahwa orangnya jahat dan berhati tidak baik dan satu lagi memasuki dunia kampus harus siap mental dan fisik.  Pikiran-pikiran itulah yang kini pada akhirnya membawaku di penghujung gerbang kampus ungu fakultas bahasa dan sastra. Apa yang sepanjang jalan aku pikirkan ya, benar kutemui. Begitu banyak mahasiswa yang berpenampilan rambut panjang, rembut kribo, rambut gimbal,celana robek-robek, dan lain-lain sebagainyalah.
    Berlahan tapi pasti kulangkahkan kakiku bersama segerombolan teman-temanku yang lain menuju ruangan. Sampai pada ruangan kami saling kenalan lalu mulai saling bertukar pengalaman. Sudah sekitar setengah jam dosen yang akan mengajar mata kuliah hari pertama itu belum juga datang. Sebagian dari teman-teman agaknya sudah gelisah dan ingin pulang dan pada akhirnya hanya aku dan lima orang temanku lainnya yang masih bertahan menunggu kedatangan dosen. Aku  khawatir jangan sampai aku juga ikut pulang lalu dosennya datang. Kedaan kampus pada hari itu lumayan sepi tidak seperti hari biasanya karena masih kuliah perdana. Ketika asyik bercerita tiba-tiba datang seorang laki-laki yang tidak kami kenal yang jelas dia juga adalah mahasiswa fakultas bahasa dan sastra. Spontanitas kami diam tanpa sepatah kata karena, tampangnya sangat menyeramkan ditambah lagi dengan matanya yang merah.
“Maaf mengganggu katanya waktu itu. Bisakah kalian memberikanku uang  untuk ke warung. Spontanitas ketua tingkatku kala itu berkata” sepuluh-sepuluh mo kak die?” lalu kami enam orang masing-masing mengeluarkan uang sebesar sepuluh ribu rupiah dan di berikan pada senior itu. Jadi, jumlah uang yang kami berikan waktu itu ialah enam puluh ribu rupiah. Setelah itu kami semua segera keluar ruangan dengan rasa takut dan gemetaran.
Sepanjang jalan pulang, aku masih tak bisa menghilangkan rasa takut itu badanku masih terasa gemetaran.
 Ah,,, utung aja nggak di pukul batinku.
***
Keesokan harinya, hari-hari kuliah aku jalanai sebagaimana teman-temanku yang lainnya. Tapi, rasa takut itu masih ada dalam pikiranku hanya saja aku berusaha membuang itu jauh-jauh. Sudah sekitar lima bulan aku lalui hari-hari dengan beraktivitasa belajar di kampus ungu, banyak hal-hal baru yang aku temukan. Akan tetapi, yang lebih buatku tak habis pikir di kampus ungu tempat aku kuliah aku temukan cinta terlarang. Awalnya aku hanya mengira bahwa cinta terlarang itu hanya ada di sinetron, film, dan cerita-cerita orang-orang saja. Namun, kali ini aku menyaksikan cinta terlarang itu dengan mata kepalaku sendiri. Teman satu tempat tinggalku yakni firda dari fakultas bahasa dan sastra dan anggraeni (grian)  dari universitas yang sama akan tetapi, beda fakultas terikat hubungan cinta terlarang.
Bermula dari rasa curiga dan gerak-gerik mereka hari-hari yang membuatku penasaran ingin selalu menyelidiki. Bagaimana tidak, tiada hari yang firda lalui tanpa mendapat perhatian penuh dari grian. Hampir semua apa yang firda inginkan grian tidak pernah menolak sekalipun. mereka berdua kelihatan mesrah layaknya sepasang kekasih. Tapi, kala itu aku berusaha membuang pikiran yang tidak-tidak tentang mereka jauh-jauh.
“agh,,,,kenapa ya, aku selalu mau tau tentang mereka berdua. Padahal aku tahu kalau anggraeni (grian) itu adalah seorang cewek.
Hari demi hari tak jarang aku selalu memperhatikan mereka berdua. Hingga pada suatu ketika  dengan segan aku mendekati grian yang kelihatannya lagi bersedih  dan pura-pura bertanya.
 “ em,,,kamu kenapa kok kelihatannya lagi sedih? Ada masalah ya, cerita dong siapa tahu saja aku bisa bantuin kamu.
“nggak kok kak. Aku hanya pengen sendiri saja.
Ah,,,,yakin kamu nggak ada masalah. Udah deh nggak usah di tutup-tutupin itu mah udah kelihatan kok dari raut wajahmu. Tapi, aku juga nggak akan maksa kamu buat cerita sama aku. oh ia firda kemana?
“emm,,,firdaanya lagi keluar sama kak briyan kak.
Emm,,, dari situ aku yakin kalau grian pasti kesal pada firda. Bagaimana tidak tadinya mereka asyik-asyik saja tapi, setelah firda pergi bersama briyan ada yang aneh diraut anggraeni  (grian) dan itu sama sekali tidak dapat di tutupi. Beberapa hari setelah kejadian itu terulang, mungkin karena grian tidak kuasa lagi menahan sakit hati yang selama ini dirasakannya dengan wajah yang sangat sedih grian datang menghampiri kesendirianku kebetulan pada malam itu suasana sepi, orang-orang rumah pada keluar.
Kakak,,,,katanya waktu itu.
Kenapa dek?em,,,kenapa menangis?
Kakak kenapa ya perasaanku sakit sekali?
Em,,,orang yang lagi sakit hati itu biasanya tidak sakit begitu saja pasti ada sebabnya. Ada apa? Ceritalah siapa tahu aku bisa memberikanmu solusi. Tapi, secara tidak langsung aku sebenarnya tahu apa yang tengah membuat hatimu sakit seperti ini hanya saja kamunya tidak mau terbuka denganku ya....sudah.
Bukannya aku tidak mau cerita atupun terbuka dengan kakak. Selama ini aku hanya ingin memilah-milah mana orang yang tepat buat tahu tentang aku dan mengerti dengan apa yang terjadi dengan hidupku saat ini. Kalaupun   sekarang aku berbagi sama kakak mungkin kakak adalah orang yang kupercaya buat simpan rahasia ini. Ya, aku tidak pernah tahu dengan apa yang telah Tuhan  rencanakan buat hidupku kak. Saat ini aku tahu bahwa apa yang aku lakukan salah. Tapi, aku sudah berusaha untuk membuang semua itu jauh-jauh dan sekuatku juga tidak bisa. Kakak aku sayang sama dia, bukankah selama ini apa yang tengah dia inginkan dari aku selalu kuturuti dan tidak sekali pun aku pernah menolak itu. Dia selalu diami aku tanpa sebab pun aku selalu yang lebih dahulu meminta maaf karena, aku tidak mau kehilangan dia. Tapi, aku tidak pernah habis pikir kenapa dia tidak pernah mengerti dan menghargaiku walau itu hanya sedikit dan kini aku merasa sakit dibuatnya. Bukan hanya sekali dia selalu mendiamkanku tanpa sebab tapi, sudah berulang kali.
    Telah banyak kata-kata yang terlisan dari bibir grian. Jujur awalnya aku tidak mengerti siapa yang dia maksud sangat disayangi itu. Akan tetapi, lama kelamaan aku memahami ternyata orang yang dia maksud adalah firda sahabat karibnya selama ini dan yang ada di benakku sayang yang grian maksud ialah sayang hanya sebatas seorang sahabat. Akan tetapi, sayang yang dimaksud ialah sayang lebih dari itu. Aku pahami maksudnya itu. 
    Hufff,,,, jadi nggak ngerti dek aku dengan kemauan perasaanmu. Kenapa kamu harus menyayanginya bahkan kamu takut kehilangnnya. Kamu tahu kalau firda itu sebenarnya sama denganmu , firda juga adalah seorang cewek. Agh,,,,
Kalau boleh kakak tahu, apa yang melatar belakangimu melakukan ini?
Kakak. Setahun kemarin aku menjalin kisah asmara dengan seorang pria. Aku sangat mencintai dan menyayanginya. Hari-hari yang kami lalui kala itu penuh dengan canda dan kebahagiaan. Akan tetapi, aku tak habis pikir seorang yang sangat kupercaya, seorang yang sangat berarti dalam hari-hariku tega melukai perasaanku. Betapa sukarnya kujalin tali persahabatnku yang sekian tahun dan itu hanya berakhir hanya dalam hitungan menit. Saat aku mendapatinya bermesraan dengan kekasihku berdua. Awalnya aku tak pernah percaya itu, namun setelah aku melihat dengan mata kepalaku sendiri barulah aku percaya. Sakit dan kecewa yang kurasakan atas perbuatan mereka. Dari kejadian itulah akhirnya aku berusaha untuk belajar tidak mencintai pria dan ingin belajar dan merasakan untuk mencintai seorang wanita. Maka inilah akhirnya. Aku merasakan ketulusan itu berasal dari diriku sendiri seorang wanita. Jadi, kalau aku mencintai wanita pasti perasaan tulusnya itu akan sama denganku.
    Astagfirullah,,,,
Em,,,aku tak bisa banyak berkomentar akan ini dek Karena itu sudah nalurimu. Akan tetapi, aku sangat berharap suatu saat nanti kamu bisa mengubah hal ini. Dan kalau sekarang kamu sangat menyayangi firda berpikirlah terlebih dahulu. Saat ini bukannya firda lagi menjalin hubungan dengan briyan buat apa kamu memaksakan perasaannya untuk membalas cintamu. Jangan sampai nantinya kamu yang akan lebih merasakan sakit karena cintamu yang tak terbalas.
***
Hari berganti hari, demikian juga dengan bulan. Aku merasakan hal yang aneh dengan orang-orang yang tinggal di rumahn ini. Bagaimana tidak, orang-orang yang ada di rumah sepertinya sangat ilfeel melihat perilaku firda dan grian yang semakin hari makin menunjukkan dan meyakinka bahwa mereka berdua benar terikat hubungan cinta terlarang. Aku jadi khawatir, bagaimana nantinya jika salah satu dari orang rumah bertanya padaku? Karena, aku adalah satu-satunya orang yang sangat dekat dengan mereka berdua. Tapi, sekalipun aku dekat dengan mereka aku tidak tahu pasti kalau mereka memang terikat hubungan cinta terlarang. Meskipun grian juga sudah cerita tapi, belum tentu dengan firda.
Huff,,,, Tapi, apakah hal seperti ini itu akan terus mereka lakukan ya? Tuhan luar biasanya engkau dalam segala sesuatuMU. Kini aku percaya tiada hal yang tak mungkin jika itu adalah kehendakmu.
Hai,,,,nglamun saja.
Afiqa? Kamu apa-apaan sih buatku kaget saja.
Ya, maaf. Habisnya kamu dari tadi aku perhatikan melamun mulu. Ada apa sih? Oh ya, si firda sama si grian kamana?
Agh,,,,kamu kok nanyanya ke aku sih. Emang aku mamanya apa.
Nggak begitu juga sih. Kamu kan yang paling dekat dengan mereka.
“em,,,,sepertinya mereka pergi kuliah”
Oooooo,,,,
***
Hari ini hari senin, aku bangun lebih awal dari teman-temanku yang lain. Aku khawatir jangan sampai aku telat. Cuaca sepertinya sangat tidak bersahabat. Sekitar pukul 07:30 aku berangkat ke kampus dengan teman-temanku. Menuju perjalanan ke kampus mereka selalu mempertanyakan tentang kedekatan firda dengan grian. Mereka mengatakan bahwa ada yang aneh di antara mereka berdua. Karena asyik cerita sehingga perjalanan menuju kempus pun tidak terasa. Bertiga aku, nina, dan Afiqa masuk ruangan kelas. Dua jam kemudian mata kuliah untuk hari ini sudah selesai. Awalnya aku ingin cepat pulang setelah usai belajar. Karena, di rumah aku masih punya banyak kegiatan yang harus aku selesaikan. Akan tetapi hujan deras dan kilat disertai guntur mengguyur kota maksassar dan sekitarnya, akhirnya jadi tertunda. Maka berlahan tapi pasti aku berjalan menuju tempat yang dapat mengayomiku di sudut teras kampus menunggu redahnya hujan.
Sudah sekitar lima menit hujan belum juga redah.
Agh,,,bagaimana cara kita pulang?
Kita tunggu saja sampai redah. Bersamaan Afiqa dan Nina menjawab.
Eeehhh,,,coba deh kamu perhatikan siapa yang  berjalan di tengah derasnya hujan di ujung jalan sana?
Aku dan nina spontanitas melongok.
“hem,,,itukan grian fiqa”?
Yah kamu betul. Siapa ya kira-kira yang akan dia susul?
Kita lihat saja nanti.
Beberapa menit kemudian dari derasnya air hujan yang turun grian yang tadinya sendiri kini telah jalan berdua. Ternyata firdalah yang dia jemput.
Hem,,,,luar bisanya grian. Grian ternyata benar sangat menyayangi firda. Buktinya hujan deras dan kilat yang disertai guntur pun tak dia hiraukan demi seorang firda yang sangat di sayanginya. Tapi sayang, apa yang tengah grian inginkan terkadang hanya berakhir pada rasa kecewa karena, firda yang terkadang mendiamkan grian tanpa sebab. Tapi, buat apa aku pusingi mereka itukan hak mereka. Agh,,,tapi nggak baik juga mereka kan sama-sama cewek.
“ayo kita pulang” afiqa dan nina membangunkanku dari lamunan.
Beberapa menit menempuh perjalanan, akhirnya sampailah aku dan temen-temanku yang lain di rumah. Saat aku masuk ruangan tengah kudapati grian lagi bercerita dengan firda. Aku sempat nguping pembicaraan mereka.
” kenapa kamu tidak pernah mengerti dengan perasaanku selama ini”dan kata-kata itu diiringi isak tangis grian.
Ada apa ya, dengan mereka? Apa mereka lagi ada masalah? Kenapa wajah firda cemberut? Aku yakin mereka pasti ada masalah.
Emmm,,,,, kasihan grian!
 Luar biasanya pengorbanan yang telah dia lakukan untuk firda. Tapi, sayangnya firda tak pernah hargai itu.
“Grian.......cukup”
Aku terkejut mendengar teriakan firda yang tiba-tiba itu.
Apa maksud kamu kata cukup itu? Apa ini akhir dari semuanya? Cobalah firda kamu sedikit menghargai dan mengerti aku. Aku sangat bmencintaimu dan aku takut kehilangan kamu dan kalaupun kamu nggak suka lagi sama aku,,,,,
“ plese,,,,,tetaplah anggap aku ada janagn kau mendiamkanku seperti ini.
Aghh,,,,,,
Aku tau dan aku sadar firda, apa yang aku lakukan kepadamu bukanlah hal yang wajar dan kalu orang-orang tau akan ini pasti mereka akan nggak suka dengan apa yang kita jalani. Tapi, kenapa kalaupun kamu juga tak suka dengan semua ini kamu memberi harapan dan respon dan kenyataannya sekarang harus seperti ini. Asal kamu tau selama ini aku selau menutup-nutupi semua dari orang-orang dan kalaupun aku ketahuan itu cukup aku dan jangan kamu. Biarkanlah malu, rasa sakit, dan rasa kecewa atasmu cukup aku yang menanggung. Sekarang aku hanya ingin kamu menghargaiku sedikit saja. Jangan terlalu membuat luka dalam perasaanku.
Agh,,,,,,sudahlah grian tinggalkan aku biarkan kita seperti semula kala bertemu dulu.
Brakkk,,,,,
Grian membanting kursi lalu pergi dan berlalu entah kemana.
***
Matahari seolah akan kembali pada perpaduannya. Tapi, grian yang pergi dari tadi belum juga kembali.
“ kemana dia???
 Aku khawatir dengannya. Bagaimana tidak, aku tau benar grian kalau lagi dalam keadaan emosi dan galau apapun akan dia lakukan. Pernah aku mendapatinya darah mengucur di pergelangan tangannya pas pada bagian nadi. Aku juga heran dengan cara dia yang senekat ini. Dia tidak pernah mempedulikan apa yang akan terjadi dengan dirinya. Kalau dia telah mengeluarkan dara dia akan merasa puas. Sungguh luar biasa pengorbanan grian terhadap cintanya meski itu hanyalah cinta terlarang. Aku semakin khawatir dengan grian saat azan magrib sudah berkumandang dan grian pun belum juga pulang. Kutanya orang-orang rumahpun mereka juga bilang tidak tahu. Lalu, kuberanikan diri bertanya ke firda.
“ emm,,, firda kamu tahu nggak grian pergi kemana?
“ nggak tahu juga kakak”.
Oh,,,,ku kira kau tahu. Kalau boleh tahu ada apa kamu dengan grian tadi?
“nggak ada apa-apa kok. Griannya saja yang nggak mau mendengarkan penjelasan aku.
Maksudnya????
Tiba-tiba hpku berdering dengan nada sms.
Ternyata sms send all dari grian yang isinya.
“ sudah cukup aku dikhianati dengan orang yang sangat aku sayangi. Bukannya aku mengungkit akan semua pengorbanan yang pernah aku lakukan. Hanya saja aku ingin dia itu tahu bagaimana aku selama ini terhadap dirinya.tak pernah kupandang panas, hujan, sakit dan segalanya kala dia butuh akupun lakukan. Sekarang dia tak lagi mengerti aku setelah mengenal seseorang yang mungkin lebih dariku. Thanks sudah menghancurkan perasaanku”.
Setelah kubaca pesan itu, segera aku tanya balik.
“ kamu ada dimana dek?
“ada dikampus kak”
Apa?????
Kamu tahu ini sudah jam berapa grian? Ayo kamu sekarang juga pulang. Sudahlah nggak usah terlalu dijadikan beban hal itu. Kamu harus percaya akan ada yang lebih baik dari semua ini.
Sudah sekitar lima belas menit pesan terakhirku tak jugga di balas oleh grian. Aku semakin khawatir dengannya. Spontanitas aku beranjak dari tempatku lalu berlari menuju kampus yang jaraknya tak jauh dari rumah tempat tinggalku. Sudah sekitar lima menit aku keliling ruangan DG dan DH tapi aku juga belum menjumpai grian. Tak berhenti sampai disitu, kuteruskan pencaharianku walaupun yang sebenarnya ada rasa takut menyelubungiku, mengingat cerita teman-teman tentang kampus yang katanya banyak hantunya dan sebagainya. Saat aku akan menuju pelataran bestra aku lewat di dekat jurusan disana aku melihat sesosok duduk dengan kepala menunduk lemas bersandar di sudut ruangan. Saat aku telah ada di hadapan sesosok itu spontanitas aku teriak.
    “grian,,,!!!!!! Apa yang kamu lakukan?
 Apa yang sedari tadi aku khawatirkan benar terjadi kini kudapati tangan grian telah berlumuran darah segar akibat benda tajam ,terutama bagian nadi .Nampaknya, grian telah melakukan lagi kegiatan tololnya.
“Astaga,,,,,,,,,,
“grian!!!
Kamu sadar tidak dengan apa yang kamu lakukan. Perbuatanmu ini bukannya membuatmu bahagia tapi, menderita. Kamu pikir setelah kamu rela melakukan ini firda bakalan peduli sama kamu nggak kan? Buktinya hal tolol ini sudah sering kamu lakukan bukan? Tapi, apa respon firda.
“kakak,,,,
Aku sakit hati atas firda. Tapi, aku tak bisa kalau untuk kehilangan firda atau pun jauh dari firda. Tolong katakan pada firda sampai kapan pun aku tak akan pernah melupakannya dan katakan pada seseorang yang saat ini firda banggakan tolong jaga firda baik-baik dan jangan sampai khianati firda. Satu lagi kak katakan ke firda biarlah rasa malu, rasa sakit, dan rasa kecewa cukup aku yang rasakan. Semoga saja firda tidak pernah menyesal dengan pilihannya yang baru. Aku berkata seperti ini karena, aku tahu sifat seseorang yang sangat firda banggakan kini. Aku memang tak lebih dari dia tapi, jauh sebenarnya aku menyimpan sejuta ketulusan yang tidak dia miliki. Aku tahu cintaku terlarang tapi, aku tak punya pilihan. Biarlah kampus ungu ini dan kakak beserta benda tajam ini menjadi saksi ketulusanku padanya.





Senin, 28 Mei 2012

apa dia tahu apa yang perasaanku mau?

perasannku sakit banget, pedih bak teriris sebilah silet. tapi, aku nggak tau harus berbuat apa dan meminta pada siapa. terkadang rasa putus asa dalam nglakoni hidup ini timbul dalam benakku. habisnya nggak tahu harus ngeluh pada siapa. toh keadaanku memang sudah seperti ini. jujur terkadang rasa iri timbul dalam perasaanku. tapi, akankah aku wajar jika iri pada mereka yang kenyataannya ini adalah hak mereka. aku harus bagaiman???
aku harus meminta pada siapa???
aku malu,,,,,aku malu,,,,,,,,,dan aku malu,,,,,,,,,,,
andai saja ada seseorang yang tau pasti tentangku....
perasaanku sakit,,,,sakit,,,,,,dan sakit kala ingat akan segalanya demi masa depanku. 
aku taaaaakutttttttttt,,,,,,,,,,,
apa yang meski harus aku lakukan untuk selalu tegar dalam melakoni hidup ini. apakah bibirku masih mampu berucap saat ditanya akan segalanya tentang dia?

Ya,,,,,,,,,Tuhan
berikanlah aku petunjuk atas segalanya, kuatkanlah aku dalam segala sesuatuku
pedih dan rasa kecewa itu kini menggeluti ragaku. tak kuasa dengan apa yang selama ini kukorbankan untuknya. tapi,,,,,,,,,,apakah dia mengerti denganku dan dengan perasaanku???
di kejauhanku mungkin mereka berpikir aku senang, aku bahagia sehingga terkadang mereka tak ada waktu untukku dan tak ada sedikit pengertian tentang apa yang aku butuhkan.

sampai kapan????................
kini hanya air mata yang mampu menjadi saksi kepedihanku, kegetiranku, dan kesakitanku. tak ada yang tahu pasti apa yang perasaanku mau, meski kini aku bisa tersenyum di hadapan mereka tapi batin terdalamku yang terluka tak ada yang pernah tahu itu..........

aku ingin deritaku ini berakhir dalam waktu yang singkat,,,,,,,,,,,
aku ingin kebehagiaan itu segera menghampiri langkahku.

Minggu, 27 Mei 2012

apa aku salah protes pada papa?

hari ini minggu, 27 mei 2012 usiaku tepat 21 tahun. aku bahagia ternyata Tuhan masih memberikanku kesempatan menikmati hidup hingga 21 tahun ini. tapi, ada yang mengganjal dalam perasaanku. hingga usiaku yang segini papa nggak pernah mau  peduli denganku. kasih dan sayang serta tanggungjawabnya tak pernah papa berikan untukku. jujur aku kecewa berat terhadap papa. ingin kusesali segalanya tapi, semua tak ada gunanya. papa memang adalah sosok yang tak punya tanggungjawab. buktinya keberadaanku kini pun tak pernah papa ketahui. kalaupun mungkin aku mati dan dimakan belatung dihamparan belukar papa juga tak tahu itu karena, papa tak pernah ingin cari tahu tentang darah dagingnya. apa aku salah protes kepada papa atas ketidak adilan papa terhadap diriku.
andai saja papa adalah sosok yang bertanggungjawab. tak mungkin aku seperti ini. dulu aku pernah sakit dan hampir saja aku mati tapi, papa tak pernah mau tahu itu. kala aku terbaring lemas tak berdaya di RS Ilagaligo Wotu selama satu minggu, jarak yang dapat ditempuh dengan berjalan kakipun papa tak pernah ada kesempatan untuk menengokku. apa ini mau dikatakan papa baik, papa mengerti, dan papa yang bertangggungjawab? aku rasa tidakkkkkkkkkkkkk,,,,,,,,,,

papa,,,,,
dimanakah kiranya letak hati nurani papa selama menjadi manusia. tidakkah ada rasa iba papa melihat keadaanku selama ini. bayangkan saja usia tiga bulan papa sudah meninggalkanku tanpa ada apa-apa. nafkahpun hingga sekarang papa tak pernah berikan itu untuk pertumbuhanku. kalau sekarang aku seperti ini bukan sama sekali ada pengorbanan papa,,,,bukan,,,,,,,,,,,,,,,,tapi, ini adalah semata-mata karena nenek tercinta. yah,,,,nenek tercinta yang dulu hiingga sekarang sudi merawat, membesarkan dengan penuh dengan pengorbanan dan kesederhanaan.
andai papa mau tahu tentang isi hatiku yang sesungguhnya sangat sakit,,,,,,,,,,ya sakit sekali. ingin aku pergi dan meninggalkan kenyataan hidup yang broken ini tapi, terpikir lagi aku pada sesosok yang telah banyak berkorban demi hidupku. aku tak pernah merasakan cinta papa itu ada mengalir dala tubuhku. saat aku melihat teman-temanku yang begitu mesrah, begitu manja , dan tertawa bersama sang papa aku hanya bisa meneteskan air mata kepedihan. aku ingin masa seperti mereka. saat mereka berhasil mendapa ucapan selamat dari papa, saat mereka akan ke sekolah mereka di beri uang saku dan di antar hingga gerbang sekolah, saat malam menjelang tidur mendapat ucapan selamat tidur sayang semoga mimpi indah, dan saat suka duka melanda papa selalu suport.

tapi,,,,,,,,,,,,,,apakah kini kenyataannya denganku????
aghg,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
jangankan ucapan selamat tahu aku dimana saat ini juga tidak..................
Tuhan apa aku salah menyalahkan papaku????
aku kesalllllllllllllllllllllll,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
aku sakit hati,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
aku kecewa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
mengapa papa meski setega ini denganku? apa salahku hingga harus menanggung beban yang tak pernah aku pinta.
tapi,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, aku juga ytak akan pernah ada di dunia ini tanpamu
namun, besertamu aku merasakan kepiluan itu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
insya allah aku berjanji kelaqk aku sukses aku akan datang memberikanmu sesuatu yang akan membangkitkan hatimu kalau aku adalah darah dagingmu yang berhasil tanpa campur tanganmu,,,,,,,,,,,,,,,,,,
doain aja ya, papa aku kelak alias dua tahun lagi mulai hari ini aku bisa sukses luar biasa dan papa juga dapat merasakan        ,,,,,,,,,,,,,,,amien ya Allah amiennnnnnnnnnn,,,,,,,,,,,,,amien

Sabtu, 26 Mei 2012

SALAHKAH AKU???

sering kuingat nama dan kenangan itu? tapi, setiap kali aku ingin mengatakan hal yang sebenarnya rasa tak sanggup itu selalu hadir. apa kiranya yang menjadikan perasaanku tak mampu untuk berkata. apa karena aku minder, apa karena aku tak pantas untuknya, apa karena aku telah melakukan kesalahan, ataukah karena cinta dan sayang ini sudah bukan lagi milikku? rupa-rupanya aku yang keliru dalam menilai semua yang ada. aku tak mampu untuk mengingkari apa yang perasaanku mau. aku tahu perasaanku sangat membutuhkanmu. tapi, lagi-lagi kau tak sering mau merespon kata hati dan perasaanku. kecewa sudah pastilah. mana ada seorang wanita mengharap lebih perasaan pria lalu dicampain, nggak digubris bahkan yang ada malah di cuekin. 

aghhhhhh,,,,,,
aku nggak ngerti dengan kemauan perasaanku. kenapa masih terus mau mengharapkan cinta yang tak pasti, cinta yang tak pernah memahami.
masa indah dan segala yang pernah tercipta itu sukar terasa hilang dari hidupku dan itu seolah terus membayangiku setiap waktu. selalu kucoba membuang segalanya jauh-jauh tapi, semakin kubuang maka bayangan itu semakin menjadi. 
Tuhan,,,,
salahkah diriku terlalu mencintainya jangan pernah tanyakan mengapa karena aku tak tahu. aku tak ingin bila dia pergi jauh dari diriku karena sampai kapanpun semua nggak akan berakhir begitu saja,,,,,,,,,,,,

27 mei2012

Hari ini tepatnya, tanggal 27 mei 2012 adalah hari ulang tahunku. ucapan happy birthday pertama aku dapet dari seseorang yang tak aku kenal. makasih ya, buat ucapannya. orang ke dua yang ucapain hp adalah nenek tercinta. maksih ya, nenek semoga harapan-harapan nenek dikabulkan oleh Allah.
rasa sedih ada dalam perasaanku. hari ini aku berharap keluarga kecilku, yakni papa, mama, dan adik-adikku turut kali pertama ucapin happy birthday tapi nggak ada. aku tak banyak menuntut karena saat ini keluarga tercintaku dalam keadaan duka dan problem. buat yang lain yang ucapn hp buat aku makasih ya,,,,,,,

KESABARANKU SEDANG DI UJI

penat terasa perasaanku mendengar berita ini. aku seolah tak sanggup untuk ini. tapi, inilah kenyaataan hidup yang harus aku jalani. aku nggak nyangka kalau cobaan ini harus aku dan keluargaku yang hadapi. ingin aku lari dari kenyataan pahit ini. tapi, papa selalu memberikanku ketegaran bahwa semua pasti akan ada jalan keluarnya, semua masalah pasti ada hikmahnya. apa yang meski harus aku lakukan jika semua ini nggak cepat berakhir. aku nggak sanggup untuk ini jika tak ada papa. aku ingin papa selalu sanggup untuk ini. 
belum juga sakitku berakhir kini datang lagi hal yang tak kuasa aku bawa. papa,,,,,,,papa,,,,,,,,,,,papa sayang,,,,,,,,,,,,indah selalu sayang papa, indah takut untuk kehilangan papa, indah dan adik-adik masih butuh papa. papa aku sakit melihat orang yang tega dengan papa. apa salah papa sehingga begitu jahatnya mereka menjatuhkan papa. semoga ketegaran dan kekuatan selalu mengalir dalam pendirian papa. ketika ketegaran dan semangat dari papa selalu mengalir pada diriku akau akan bangkit untuk kalian. papap indah janji indah pasti akan jagain adik-adik indah juga mama. tapi, disisi lain papa jangan pernah tinggalin kami. karenan, kami taka akan sempurna tanpa papa. 
aku selalu berharap doa tulus darimu papa. semoga dua tahun lagi paling lambat indah sudah bisa bahagiakan keluarga tercinta. aku selama ini menjalani hidup yang hampa karena kasih dan sayang yang kurang. tapi, aku taka akan hilangkan rasa syukurku yang luar biasa kahadapann Tuhan Yang Maha Esa atas kehadiran papa di keluargaku.
makasih papa atas pupukan cinta dan kasih sayang yang tulus untukku, mama, dan adik-adikku.
indah love papa selamanya,,,,,,,,,,,
semoga ketegaran ini selalu menyertai keluarga kami. amien,,,,,,,27 mei2012

Kamis, 03 Mei 2012

APA INI HANYA PERASAANKU SAJA?

perasaan,,,,
perasaan aku tak pernah mengerti dengan perasaanku. kepekaan perasaanku ini membuat aku nggak ngerti.